Wednesday, October 20SATULAMAHOLOT.COM

New Normal Life, Kehidupan Baru Bersama Corona

Adalah Eric Tohir, Menteri BUMN yang pertama kali memperkenalkan memperkenalkan istilah new normal dalam suratnya kepada semua BUMN dalam rangka mengaktifkan kembali operasional BUMN pada 25 Mei 2020 ini.

Skenario yang ditawarkan oleh Tohir ini bukanlah sesuatu yang baru di era pandemik ini. Banyak negara yang sudah mulai melonggarkan berbagai pembatasan dan pengetatan, dan mulai menjalankan aktifitas mereka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Jika tak satupun negara di dunia mampu untuk menemukan vaksin atau obat penawar virus covid 19 ini, maka praktis kehidupan manusia kedepan akan terus diwarnai dengan hantu covid 19 ini. Akankah kita terus berdiam di rumah seperti hari-hari ini? Tidak, tak ada yang bisa bertahan hidup tanpa ada aktifitas produktif, siapapun dia.

New normal life atau kehidupan normal yang baru bagi Indonesia tentu saja akan menyajikan kehidupan sosial yang akan jauh berbeda dengan kebiasaan dan tradisi kita. Interaksi sosial menjadi sangat terbatas, kita tidak dengan mudah saling bertegur sapa, saling menyalami, berangkulan dan berbagai komunikasi verbal selama ini.

Bagi kita orang Lamaholot, tentu saja ini menjadi tantangan tersendiri. Salah satu contoh yang paling kasat mata adalah bagaimana tradisi behing dalam pertemuan-pertemuan di kampung, apakah itu urusan adat atau bukan. Ketika semua orang yang minum tuak atau arak, harus meminumnya dari neak atau tempat minum yang sama.

Suka atau tidak suka, kenyataan ini akan menjadi kehidupan kita dimasa yang akan datang. Jika sebelumnya, kita dengan bebas bisa bersalaman dengan siapa saja, maka kedepannya praktik bersalaman ini bisa saja akan berganti dengan cara yang lebih aman. Jika sebelumnya kita tidak disiplin untuk mencuci tangan, maka kedepannya kita harus lebih disiplin. Dan, banyak item protokol kesehatan yang harus ditaati.

Dalam berbisnis pun praktik konvensional yang dirasa mengandung risiko tinggi, akan berubah. Belanja online menjadi lebih meningkat karena orang menghindar untuk bertemu langsung. Meeting pun tidak harus bertemu secara fisik. Tak perlu harus berbondong-bondong untuk menghadiri rapat, jika dapat dilakukan secara online.

Ada konsekwensi logis terhadap pembangunan dari kehidupan normal baru ini. Infrastruktur telekomunikasi hingga ke pelosok desa harus menjadi prioritas pemerintah. Tidak sedikit anggaran untuk sektor-sektor yang tidak pro kepada protokol kesehatan, mau tidak mau harus dipangkas dan direalokasikan.

Tentu, ada sangat banyak aspek dan dimensi kehidupan manusia yang harus menyesuaikan dengan kehidupan normal baru ini. Kita, mau tidak mau harus siap untuk menjalankan ini. Namun, sekecil apapun kita masih terus berharap agar para ilmuwan dunia dapat menemukan vaksin atau penangkal virus ini. (Redaksi Satulamaholot.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *