Wednesday, October 20SATULAMAHOLOT.COM

Bantu Korban Erupsi, FLM dan APG Terjunkan Dokter dan Obat ke Lembata

Setelah logistik dan berbagai bentuk bantuan lain, kini sejumlah dokter telah siap untuk melayani warga korban erupsi di Lembata. Mereka dibekali dengan obat-obatan dan alat-alat kesehatan.

LEWOLEBA – Forum Lembata Memanggil – FLM didukung oleh Asosiasi Pilot Garuda – APG, Rabu, 16/12/2020 telah mengirimkan sejumlah dokter, obat-obatan dan peralatan kesehatan ke Lembata. Ribuan korban erupsi Ile Lewotolok pada 29 November 2020 silam yang tinggal di posko pengungsian, rumah-rumah warga dan tenda-tenda darurat membutuhkan bantuan dari aspek kesehatan. Sebelumnya, FLM sudah mengirimkan 40 bal bantuan kemanusiaan ke Lembata dan sudah diserahkan kepada warga korban.

Ketua Umum FLM Bernard Tifaona mengatakan, pada pengiriman kali ini pihaknya membangun kemitraan dengan Asosiasi Pilot Garuda. Melihat prioritas kebutuhan warga di lokasi bencana, FLM memutuskan bantuan kali ini diberikan dalam wujud tenaga dokter dan obat-obatan serta alat kesehatan yang dibutuhkan warga.

“FLM mengirim alat kesehatan serta obat-obatan. Selain itu, FLM juga mengirim dua tenaga dokter sebagai Relawan Kesehatan untuk bersama-sama Dinas Kesehatan Lembata selaku Koordinator Tim Kesehatan bisa membatu situasi tanggap darurat pasca bencana di Lembata. Tim dokter dan barang-barang bantuan kemanusiaan sudah tiba di Kupang sejak Rabu, 16/11.”

Perjalanan yang cukup jauh dengan cuaca yang tidak menentu, membuat perjalanan diatur per etape. FLM mengirim pula seorang relawan lainnya, Alfredo da Silva untuk mengawal logistik bantuan kemanusiaan. Kamis, 17/12 , pagi dari Jakarta ke Kupang dan selanjutnya membawa logistik bantuan ini ke Larantuka dan/atau ke Lewoleba.

Kerjasama Asosiasi Pilot Garuda (APG)

Mobilisasi logistik bantuan kemanusiaan dari Jakarta ini sepenuhnya dibantu oleh Asosiasi Pilot Garuda (APG), menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-448 dari Jakarta menuju Kupang.

“Kami terpanggil untuk terlibat dalam bantuan kemanusiaan di Lembata untuk mengurangi penderitaan Saudara-saudara disana”, demikian ucap Captain Isays Sampesule, perwakilan APG yang juga membawa pesawat GA-448 menuju Kupang, Rabu, 16/12/2020.

Dari Kupang akan diupayakan dengan fery atau kapal Pelni ke Lewoleba atau ke Larantuka.

“Sejak kemarin, barang-barang sudah tiba di Kupang. Sesuai konfirmasi terakhir, mengingat cuaca yang tidak menentu di wilayah NTT, barang-barang akan diberangkatkan dengan Kapal Pelni ke Larantuka, selanjutnya akan dibawa ke Lembata,” jelas Alex Tifaona, Wakil Ketua Umum FLM. (RLS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *