Wednesday, October 20SATULAMAHOLOT.COM

KUD Mutiara dan Petani Waikomo Panen Perdana Padi Organik

Suasana panen perdana padi jenis Cakra Buana 04 yang menggunakan pupuk organik Hayati Cair Bio Konversi di persawahan Urumitem, Waikomo, Lembata (28/12/20)

Penananaman benih padi unggul jenis Cakra Buana 04 dan penggunaan pupuk organik Hayati Cair Bio Konversi di satu seperempat hektar lahan sawah, telah menghasilkan sekitar 6,5 ton gabah padi.

SATULAMAHOLOT | Antonia Nogo Ruing dan kelompok petani sawah Urumitem, Waikomo, Lewoleba Barat menampakkan wajah berseri ketika kemarin (28/12/2020) mereka berhasil memanen benih yang ditanam pada 80-an hari silam. Jika biasanya, diatas lahan seluas yang sama mereka hanya mendapatkan 1-2 ton gabah maka hasil yang mereka panen kali ini beberapa kali lipat lebih banyak.

Sekira 3 bulan silam, kelompok petani ini, atas fasilitasi yang dilakukan oleh oleh Induk KUD, Pusat KUD NTT dan KUD Mutiara Lewoleba, mereka telah menanam jenis bibit padi Cakra Buana 04. Mereka juga dibantu dengan pupuk organik Hayati Cair Bio Konversi. Ini adalah sebuah sawah percontohan di Lembata untuk membuktikan produktivitas dari benih dan pupuk organik itu.

Direktur Utama INKUD Portasius Nggedi, Sekretaris PUSKUD NTT Beni Subagio, Ketua KUD Mutiara Lewoleba Agustinus Nuban dan sejumlah tokoh serta anggota kelompok petani dan petugas penyuluh pertanian lapangan, secara simbolik melakukan panen di lokasi persawahan Urumitem, Waikomo.

“Kelompok Tani Urumiten yang kami dampingi ini sebanyak 15 orang. Kami bekerjasama dengan Induk KUD Jakarta dalam hal bantuan benih padi Cakra Buana 04 dan Pupuk Bio Konversi yang punya keungulan tahan terhadap serangan hama, meskipun ada hama wereng coklat dan hama wereng hijau, namun bisa diatasi, “ ungkap Lorens Lazar, Ketua Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) Watokobu.

Lorens maupun kelompok petani juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua INKUD Herman Wutun yang telah membantu kelompok tani ini. Mereka berharap, ke depan kerjasama kemitraan antara kelompok tani dengan KUD Mutiara dan bahkan dengan Induk KUD terus ditingkatkan antara lain, dengan penyediaan pangan organik maupun benih padi dan pupuk untuk disalurkan kepada Kelompok Tani Urumitem.

Sementara itu Agustinus Nuban mengatakan, pihaknya akan melanjutkan kerjasama dengan kelompok petani ini dengan menyalurkan benih dan pupuk agar model percontohan ini akan terus dilanjutkan sehingga produktivitas maupun kwalitas hasil para petani pun menjadi lebih meningkat.

“Ini menjadi produk padi organik yang memiliki prospek yang baik dimasa depan dan KUD Mutiara siap untuk menjadi mitra strategis para petani. Apalagi jika dapat dikembangkan juga palawija lainnya dengan memanfaatkan pupuk organik ini. KUD Mutiara akan membuat unit usaha baru guna pemanfaatan hasil yang dipasok para petani ini,” ungkapnya Nuban. (SL01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *