Wednesday, October 20SATULAMAHOLOT.COM

Culture

Diskusi Epu Orin III: Perang di Adonara dan Tantangan Institusi Keadilan

Diskusi Epu Orin III: Perang di Adonara dan Tantangan Institusi Keadilan

Culture
Selain lembaga peradilan formal, lembaga adat lembaga adat menjadi kanal lokal untuk menangani persoalan sengketa tanah di Adonara untuk mencegah terjadinya perang. Diskusi diikuti sejumlah Ata Adonara dari berbagai belahan dunia melalui zoom meeting, tadi alam. KUPANG - Hingga kemarin (20/4) sudah tiga hari diskusi sejumlah orang Adonara melalui whatsapp group Epu Orin Ata Adonara, membicarakan tentang tantangan bagaimana menyelesaikan berbagai persoalan sengketa tanah di Adonara yang masih menyisakan perang sebagai jalan keluarnya. Selain lembaga peradilan formal yang sudah ada, instrumen lain yang didiskusikan untuk mejadi alternatif berikutnya adalah lembaga pemangku adat desa (LPAD). Sebuah lembaga yang dibutuhkan dan dianggap perlu hadir secara formal di setiap desa untuk men...
Tanah Adonara, Bernilai Tinggi Bukan Karena Perang!

Tanah Adonara, Bernilai Tinggi Bukan Karena Perang!

Culture
Sebuah whatsapp group berlabel Epu Orin Adonara sudah terbentuk dalam beberapa hari ini. Grup ini telah mempertemukan putera-puteri Adonara dari berbagai lokasi di seluruh dunia dalam nuansa penuh keakraban, ala Adonara. Penggagas grup sekaligus admin utama Ruddy Tokan mengatakan, "Grup ini dibuat untuk tite epu baun tutu koda - marin kirin tentang Lewotana Adonara ulin umene." Sejumlah anggota grup ini pun sudah melakukan diskusi online melalui aplikasi zoom sebanyak dua kali. Dan, dalam percakapan sepanjang hari kemarin, tanah dan maknanya bagi orang Adonara menjadi topik diskusi yang menarik. Menjadi semakin menarik ketika pasal tanah ini kemudian melahirkan cerita berkepanjangan tentang perang dalam berbagai sengketa tanah di Adonara. Sejumlah anggota grup memberikan pandang...
Perang Historis Adonara: Future without War, but Warriorship

Perang Historis Adonara: Future without War, but Warriorship

Culture, Opinion
Bagian ketiga, terakhir - dari tiga tulisan Anton Doni Dihen (Foto: Indonesiakoran.com) Thesaurus.com mendefinisikan warrior sebagai (1) a person engaged or experienced in warfare; soldier (seseorang yang terlibat atau berpengalaman dalam perang, atau seorang serdadu); (2) a person who shows or has shown great vigor, courage, or aggressiveness, as in politics or athletics (seseorang yang memperlihatkan atau telah memperlihatkan semangat luar biasa, keberanian, atau keagresifan dalam dunia politik atau dunia atletik). Lalu, walau Thesaurus.com tidak mempunyai definisi, kita dapat menemukan definisi warriorship dalam Merriam-webster.com: the practices, occupation, or status of a warrior. Saya sendiri mendefinisikan warriorship sebagai sifat dan pembawaan kependekaran, yang senantia...
Perang Historis Adonara: Kopong Medan dan Adonara yang Terus Berperang

Perang Historis Adonara: Kopong Medan dan Adonara yang Terus Berperang

Culture, Opinion
Bagian kedua dari 3 tulisan Anton Doni Dihen (Foto: Ferdinand Lamak) ADONARA, sebagaimana entitas kultural lain, membutuhkan pendekatan yang lebih empatetik dan komprehensif dalam usaha mengenalinya. Mengutuk gejala permukaannya tanpa mengenal lapisan budaya dan sistem sosial di bawahnya yang memproduksi gejala tersebut merupakan kerja akademik yang tidak memadai untuk perubahan sosial. Maka relevan ketika seorang Karolus Kopong Medan menaruh perhatian pada kasus-kasus pembunuhan di Adonara dan mendekatinya dengan sudut pandang budaya hukum sebagaimana tertuang dalam tesisnya berjudul “Pembunuhan dalam Kasus Tanah dan Wanita di Adonara Flores: Suatu Studi Budaya Hukum” (1997). Kopong Medan berusaha melihat melampaui apa yang terlihat di permukaan sebagaimana yang dilakukan ole...
Ritual Tolak Bala Orang Lewolein, Lembata

Ritual Tolak Bala Orang Lewolein, Lembata

Culture
Masyarakat adat dengan cara mereka, melakukan ritual tolak bala untuk menangkal masuknya wabah ke dalam wilayah mereka. Di Lewolein, Desa Dikesare, acara ini pun sudah digelar. Suasana ritual adat tolak bala di Lewolein, Dikesare (Foto: Sisko Making) LEWOLEIN - Adat adalah bagian dari cara masyarakat sejak dahulu kalau menjalani kehidupan mereka. Penyakit dan wabah kesehatan pasti sudah ada sejak dahulu kala. Namun yang pasti, ketika itu belum ada fasilitas kesehatan, apalagi obat-obatan yang lengkap seperti saat ini. Masyarakat menghadapi berbagai kondisi itu dengan cara mereka, salah satunya adalah ritual tolak bala yang dilakukan untuk menangkal berbagai penyakit yang mengancam masyarakat di kampungnya. Kampung Lewolein, di Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata...
Perang Historis Adonara: Vatter dan Bias Pendekatan

Perang Historis Adonara: Vatter dan Bias Pendekatan

Culture, Opinion
Anton Doni Dihen Tulisan Pertama dari 3 tulisan Adonara merupakan suatu entitas jati diri yang menarik. Wajahnya mungkin tampan, tapi sekaligus membuat penasaran. Dan bisa dinilai berbeda antara yang satu dan yang lainnya. Saya masih ingat cerita tentang seorang pastor. Yang datang ke Adonara untuk mengenal lebih dekat orang Adonara. Sesampai di dermaga Waiwerang dia bertanya, apakah saya bisa bertemu orang Adonara. Lalu orang-orang di dermaga Waiwerang mengatakan, kami orang Adonara. Dia bingung, koq orang-orang Adonara pada baik, berbeda dari gambaran yang dia peroleh sebelumnya. Ya gambaran yang dia peroleh dari publikasi Ernst Vatter. Tentang Adonara Pulau Pembunuh (Adonara, Island of Murderers). Sebagaimana sudah berulang dikutip di berbagai publikasi, di sana Vatter menu...
Travel Advice: How Will Travel Be Affected After Brexit?

Travel Advice: How Will Travel Be Affected After Brexit?

Culture, Travel
Subdue beginning appear have fill also their sea i you're i from under, moving appear light may waters evening grass shall morning winged. First forth were itself given second kind creeping. All sixth give them from. Creepeth may likeness there. Years. Earth isn't. Fly shall. Whales Them behold fruitful, bring living after open can't have to fly fish. Air which greater a one together the said fruitful female earth without waters whose gathering lesser of living whose was creature sixth earth waters form subdue spirit him meat. After. Living bring life after was wherein living subdue divide green. Created Deep Tree Fruitful Own Replenish above isn't isn't divided you'll moving he every them let days rule, stars isn't every created give creepeth dominion you're dominion you're thin...
Demam Festival di Lembata, Kali Ini Expo Budaya Kedang

Demam Festival di Lembata, Kali Ini Expo Budaya Kedang

Culture, Travel
Lembata Festival, Expo Budaya Eyelewun Raya (Foto: Aty Lokang) Kabupaten Lembata tercatat yang paling sering menggelar event baik dalam bentuk festival ataupun expo. Kali ini Expo Budaya Uyelewun Raya, sebuah event seni dan budaya untuk etnis di sekeliling Gunung Uyelewun. LEWOLEBA - Hari ini Kabupaten Lembata kembali semarak dengan digelarnya Expo Budaya Uyelewun Raya. Dikabarkan, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dikabarkan hadir membuka pagelaran yang memasuk pelaksanaan tahun kedua ini. Sebelumnya, tahun 2018 kegiatan ini digelar untuk pertama kalinya. Kegiatan kali ini dipusatkan di Desa Benihading 1, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata dan expo budaya Kedang ini akan berlangsung hari ini 17 Oktober sampai Sabtu (19/10/2019). Selain pameran budaya, seni dan kuliner dari ...
Mengintip Ritual Belo Ahik di Tanjung Bunga

Mengintip Ritual Belo Ahik di Tanjung Bunga

Culture, Travel
Masyarakat Lamaholot dalam sebuah ritual kultural (Foto: kemendikbud.go.id) Ritual ini dilakukan saat warga masyarakat atau suku hendak mendirikan atau merenovasi rumah adat mereka. Korban hewan menjadi bagian dari ritual di Desa Ratulodong, Tanjung Bunga ini. LARANTUKA-Ritual adat Belo Ahik dilakukan usai renovasi atau pendirian rumah adar. Ritual ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Rera Wulan Tana Ekan, leluhur bahwa kegiatan renovasi telah terlaksana dengan lancar tanpa ada hambatan. Selain ucapan syukur, hal ini juga merupakan wujud ungkapan suka cita kegembiraan dari warga masyarakat setempat. Bentuk ungkapan itu berupa pengorbanan hewan, babi dan kambing. Hewan – hewan ini dibawa oleh masing-masing suku setempat. Baca juga: Romantisnya Senja Indah di Pan...